Puthut EA Menangkap Basah Kelalaian Goenawan Mohammad dan Aa Gym

Setiap hari, Anda dikepung hoax. Akan tiba masa Anda lebih kesulitan membedakan mana hoax mana bukan ketimbang mana tangan kanan mana tangan kiri. Itulah pentingnya laku tirakat “Puasa Informasi”.

Kali ini, Puthut EA dalam status fesbuknya kembali menunjukkan bahwa  public figure intelektual pun tak kebal dari bahaya ini. Setelah sebelumnya Puthut EA menunjukkan kecerobohan tokoh spritual, Aa Gym.

Ini lengkapnya:

Komentar-komentarnya menarik. Ini beberapa dia antaranya:

Ahmad Rofiq: “Dan inilah postingan ‘pak tua’ 4 menit lalu”

Menarik (atau memprihatinkan) bahwa GM juga menjadi pelaku fenomena yang disebut oleh Ryan Holiday “JURNALISME ITERATIF”. Jurnalisme yang berprinsip “Publish dulu.. ralat belakangan”. Yang mengutamakan kecepatan ketimbang kebenaran. Jurnalisme yang bersumber dari “Copas dari grup sebelah”. Jurnalisme yang mengizinkan “Sori, cuma share” sebagai pembelaan.

Media-media besar pun pernah berperilaku seperti ini. Contohnya…

Berita pertama berjudul “Anies – Sandi ternyata korupsi!”

Lalu netizen pun gempar. Sebagian dari mereka mencoba memverifikasi dengan berkomentar,”Benarkah?”

Media tersebut mengeluarkan berita kedua. “Entahlah.. Kami pun sedang menunggu konfirmasi dari pihak kepolisian.”

See?

Awalnya dia membuat kegemparan. Akhirnya dia innocent. Seolah tak tahu menahu.

Di dunia nyata, Jurnalisme Iteratif ini akan seperti ini:

Orang melihat kepulan asap. Dia pun berteriak,”Kebakaran… kebakaran..!”

“Benarkah? Di mana?!”

“Itu di sana!”

“Kamu yakin itu kebakaran?”

“Ga tahu, tapi dari asapnya, sepertinya iya.”

“Kamu cuma lihat dari sini apa dapet kabar dari orang yang ada di lokasi?”

“Ga tahu.. cuma copas grup sebelah.”

Sudah paham?

Kedua, saya ingin mencatat status Puthut EA yang menunjukkan kekhilafan Aa Gym. sayangnya setelah saya telusuri, status itu tidak lagi muncul. Bukan dihapus. Hanya oleh facebook tidak dimunculkan.

Ketiga, saya juga pernah bikin status dengan sengaja menyalahkan pengutipan ayat Al Quran. Sampai sekarang, tidak ada yang memverifikasi lalu memberi koreksi.

Poin terakhir, perlu dipahami bahwa bukan berarti saya pun sudah kebal hoax. Minimal, saya masih malas verifikasi. Termasuk untuk dakwaan pada GM ini. Saya tidak mengecek ke twitter GM.

Terbukti, GM pun sebenarnya sudah menyadari bahaya banjir info asal bikin ini. Sayangnya, menyadari tidak selalu berarti mampu menghindari. Bilven menunjukkan bahwa GM beberapa waktu lalu pun mewanti-wanti tentang hoax. Tidak berapa lama, dia termakan cuitannya sendiri.

Bagi yang masih punya waktu, silakan baca komentar-komentar di status tersebut. Lucu-lucu. Cerdik. Bagaimana menyindir GM dengan kata-kata yang lekat padanya. seperti komen Bilven yang memlesetkan salah satu buku GM,”Tuhan dan Hal-hal yang Tak Selesai”

Akhir kata, jangan menghujat. Mari doa untuk sesepuh kita, Goenawan Mohamad, Aa Gym, dan public figure lain supaya tidak terpeleset kembali. (Meski kita tahu itu susah).

Amin.

Iklan

Satu pemikiran pada “Puthut EA Menangkap Basah Kelalaian Goenawan Mohammad dan Aa Gym

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s