Saat Hujan

Saat hujan datang, apa yang kau lakukan?

Berkeluh, berteduh, berjalan, berlarian?

Hujan kan membuat bukumu lusuh. Bajumu kumuh. Ambillah antara dua; berteduh di atap kenangan, atau menari di bawah hujan. 

Berteduhlah, sampai hujan reda. Menikmati kenangan. Jangan mengeluh bila kau kehilangan yang tak kembali; waktu, dan kenangan itu.

Menarilah. Nikmati hujan. Seperti bocah dulu. Menarilah dengan melodi rintik hujan. Desau angin menjadi ritmenya. Dan Tuhan: penikmatnya.

Kau bisa taruh buku, baju, dan semua yang tak ingin kau basahi di sana. Atap masa lalu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s