Kehilangan Cinta?

Kehilangan Cinta?

Curhat lima belas menitnya ditutup dengan,“Apakah saya tidak lagi cinta pada pasangan saya?” Di hadapan kita ada seorang suami yang baru tiga tahun berumah tangga. Saya menggeleng. “Kamu tidak kehilangan,” menyentuh pundaknya ”kamu hanya berganti fokus.”

Kini dia menunduk. Menghela nafas lalu mengangguk. Tampaknya dia mengerti apa yang saya maksud. Rasa cinta itu masih ada di ruang hatinya. Diam. Resah menunggu dibuka. Caranya?

“Aku akan melakukan apa yang dulu membuat istriku cinta.” Tepat. Dia sudah tahu. “Kembali ramah, dan cepat-cepat kalau jalan.” Dia tersenyum malu. Mungkin memutar memori awal-awal ta’arufnya.

Saya juga ikut tersenyum, saat melihatnya memakai kembali cincin nikahnya.

Iklan

3 pemikiran pada “Kehilangan Cinta?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s