ROCKtober + (…) = (…) [bagian 1 dari tiga]

ROCKtober + … = …

“Beri aku sepuluh pemuda, ‘kan kuguncang dunia!” Soekarno – Presiden

Rocktober berasal dari ROCK dan October. Pengasahan mentalitas Rocker di bulan Oktober. Seperti apakah mentalitas Rocker yang saya maksud? Rocker di sini bukan hanya seorang musisi. Bukan juga wanita yang memakai rock, atau pun pria yang menghisap rockok. [space untuk tertawa]

“Beri aku sepuluh pemuda, ‘kan kuguncang dunia!”. Itu yang akan dikatakan Bung Karno jaman dulu. Mungkin setelah melihat kondisi pemuda sekarang, beliau akan mengoreksinya menjadi,”Beri aku sepuluh pemuda, ‘kan kubuat boyband!”, guyonan teman saya, Akai Wisanggeni.

Bung Karno, dengan visinya yang kuat pernah melarang Beatles dan lagu-lagu roman picisan. Karena akan melemahkan para pemuda. Mengubah mereka yang Laki Banget menjadi “laki”. Pemuda kini terlena. Tak sadar bahwa sebenarnya mereka sedang dalam peperangan. Perkuliahan, web designer, pesulap, teknisi, musisi, seniman, arsitek, insinyur (berasa jadul pake istilah ini) adalah medan peperangan yang mesti kita menangkan. Bangun tidur dan segera bersiap kuliah sebenarnya bagai prajurit yang segera bersiap ke medan laga. Mengendarai motor membelah jalanan serupa ksatria berkuda menerobos musuh. Kita sedang perang. (Anyway, paragraf ini perlu diedit, feelnya kurang dapet)

Rockstar di sini memiliki jiwa petarung yang mengakar kuat. Ia tangguh tanpa keluh. Ia berani mengambil keputusan dengan segala resiko yang tanpa diminta, akan dipertanggungjawabkannya. Rockstar sejati memiliki standar. Takkan pernah amanah yang ditanggungnya dikerjakan asal-asalan. Takkan rela dirinya didekati kelembekan.

Rockstar rela menunda kesenangan dengan memanfaatkan waktunya tuk terus memperbaiki diri. Berdarah-darah meningkatkan kemampuannya. Lalu, ia memiliki brotherhood, ukhuwah, yang kuat karena ia tahu. Ia takkan bisa memenangkan peperangan sendirian. Senang bersama, susah bersama. Korsa.

Rockstar tipikal pemuda yang dominan, percaya diri, decisive, asertif. Hidupnya adalah serangkaian petualangan. Beraksi dari satu tantangan ke tantangan lainnya. Ia takkan segan bertindak keras dan tegas untuk menyeleksi segala hal yang tak memenuhi standarnya.

Singkatnya, ia adalah leader yang berkat keimanannya, percaya diri menghadapi kehidupan. Tapi sialnya, ia memakai jubah misterius sehingga orang selalu penasaran. Apa saja yang telah dan akan dilakukannya?

Rockstar akan membuat orang lain merasa spesial meski tidak selalu memberi perlakuan spesial. Merasa spesial dan diperlakukan spesial merupakan dua hal yang sangat berbeda. Anda bisa merasa spesial hanya karena tindakan biasa saja. Namun, Anda bisa saja tetap merasa biasa saja meski Anda telah diperlakukan spesial. Anda tidak akan merasa spesial bila disapa teman. Tapi akan sangat berbeda bila sosok yang Anda kagumi, kepala sekolah misalnya, menyapa Anda. Meski beliau hanya tersenyum dan mengangguk tanpa berkata sepatah pun. Anda bisa merasa spesial meski tanpa tindakan spesial. Karena yang melakukan, adalah sosok yang spesial di mata Anda.

Tunggu sebentar. Saya mendengar protes Anda. “Kok kesannya jadi egois dan arogan sih?” Saya mendengar itu karena dorongan niat baik Anda di dalam sana. Anda ingin membuat orang lain merasa spesial. Karena merasa spesial memang menyenangkan. Lalu, Anda mulai memberi perlakuan spesial. Mendengarkan sepenuh hati, menyapanya, membantunya, mendahulukannya, dan berbagai tindakan spesial lainnya. Tapi itu tidak akan berefek maksimal bila Anda bukan sosok spesial di matanya. Maka, langkah yang lebih efektif adalah MENJADI sosok spesial. Lalu, secara terkontrol BERI PERLAKUAN spesial. Itulah cara yang tepat bila Anda ingin menolong orang lain merasa spesial. Egoislah agar bisa sosialis.

Jadi sekali lagi, rockstar ialah sosok berkualitas tinggi, anti obral diri sehingga apapun yang dilakukannya akan memberi efek di atas normal. Bahkan, semakin mengukuhkan kualitasnya.

Ada guyonan yang mungkin nylekit. Kalau ada presiden yang membawa sendiri kopernya, kita terkagum,“Wah, ini pemimpin rendah hati.” Kalau ada bapak-bapak kumel melakukan hal yang sama,”Halah, dasar naluri pembantu.”

Ingat ini, “It’s not what the acts. It’s WHO does the acts.”

Rockstar bagaikan batu. Berkemauan keras. Bervisi luas. Siap mengguncang dunia.

Jadi, “Give me ten ROCKstars, I’m gonna ROCK the world!”, Soekarno – A Rockstar

Iklan

2 pemikiran pada “ROCKtober + (…) = (…) [bagian 1 dari tiga]

  1. Di tempat saya kuliah juga semua penuh dengan ROCK. Ada igneus rock, sedimentary rock, metamorphic rock. Trus masih ada lagi klasifikasi-klasifikasi lain. Ada juga mata kuliah Rock Mechanics dan Rock Physics. Pokoknya serba ROCK.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s