Tugas Arsi

Ini Pengalihan. Sebenarnya mau saya upload di blog ugm saya. tapi mungkin banyak yang akses jadi susah uploadnya.

begini draf tuk “sticky post”

Selamat datang di blog mahasiswa gadungan. Pembolos kelas kakap. Tukang telat. Membenci tugas. Sayangnya, blog ini termasuk tugas kuliah. Maka, blog ini ialah blog yang saya benci. Kunjungi blog (yang saya benci) lainnya.

Begini draf intinya

Inilah pembencian pertama. Review dua level Sistem Informasi. Adalah kebodohan di jaman google ini, bila kita tidak ngalor-ngidul googling mencari bahan-bahan berkualitas. Karenanya, review saya kali ini benar-benar singkat. Sesuai deadline yang tinggal beberapa menit lagi. Sisanya, saya serahkan Anda pada mbah google.

Sistem Pendukung Keputusan. Sistem ini sesuai namanya, membantu user membuat keputusan. Berdasar data dan model, sistem ini mampu menyelesaikan (paling tidak memberi dukungan) masalah-masalah yang tak terstruktur. Terlalu abstrakkah?

Contoh sederhananya ialah penerapan SPK di traffic light. SPK ini kalau tidak salah ingat, ialah buatan dosen saya sendiri.

Bila kita amati traffic light yang ada di Indonesia. Semua berbasis timer. Di perempatan, lampu merah di sebelah kanan bisa berdurasi 50 detik. Sedang yang lainnya, hanya 30 detik. Penentuan rentang waktu ini berdasar pengamatan mendalam sebelumnya. Namun, sistem ini masih menyisakan kelemahan.

Durasi tadi, berdasar pengamatan yang telah lalu. Ia tidak real-time. Bisa saja hari ini (atau jam ini) jalur A sangat padat sedang jalur B sangat lengang. Bila kita masih memaksa lampu merah jalur A berdurasi 60 detik, sedang jalur B yang lengang, malah hanya 30 detik, betapa kan kita jumpai kemacetan yang mengular. Polisi perlu turun ke jalan. Sebuah penyelesaian jaman batu.

Di era SPK ini, kita bisa membuat sistem yang mampu mendeteksi kemacetan masing-masing jalur yang berubah-ubah tiap waktunya. Dengan sistem ini, waktu tunggu jalur A akan berubah secara dinamis sesuai kemacetan. Ia akan membiarkan jalur A berwaktu tunggu singkat. Sedang jalur B yang sepi  bisa legawa memiliki waktu tunggu yang lebih lama.

Dan bukan tidak mungkin, sistem ini terintegrasi di seluruh kota. Sehingga lalu lintas seluruh kota, bisa tercegah dari macet. Tentu masih menyisakan pertanyaan menarik. Bagaimana bila jalur B memang lengang, namun PENGENDARA di jalur B sedang terburu-buru, sedang jalur A meski macet, santai saja karena tidak sedang terburu-buru? Haruskah kita memaksa yang sedang santai tuk cepat-cepat lewat sementara yang sedang terburu-buru malah  ber”alon-alon waton kelakon”? Yah, inilah pengembangan SPK traffic light. Singkatnya, SPK ini sangat powerful. Sehingga bila tidak hati-hati, power ini akan menghasilkan keputusan yang zalim!

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SIM bukan hanya Surat Izin Mengemudi ataupun Surat Izin Membolos. Melainkan, Sistem Informasi Manajemen. Mudahnya, SIM merupakan kumpulan interaksi SI-SI yang bertugas mengumpulkan dan mengolah informasi untuk kepentingan semua tingkat manajemen.

Jadi, SIM merupakan pengaturan dari berbagai SI. Contoh SI penyusun di OmahTI antara lain, SI Rapat, SI Perekrutan, SI SDM, SI Keputusan, dan SI Kegiatan.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s