Salah Jurusan pun Bisa Sukses!: Tips Memilih Bidang Aktivitas, Studi, dan Kerja (Ver 1.0)

Salah Jurusan pun Bisa Sukses!: Tips Memilih Bidang Aktivitas, Studi, dan Kerja (Ver 1.0)

Bila Anda sering kebingungan memilih bidang yang akan Anda tekuni, sila baca. Atau, Anda sering GONTA-GANTI minta, sila baca. Saya banyak memakai istilah label. Silakan pahami maksudnya di “The Danger of Labeling”.
Menelusuri sebab

    1. Terlalu cepat menyimpulkan

Apa yang terlalu cepat disimpulkan? Salah satunya hasil tes. Lebih tepatnya label kompetensi dan karakter Anda. Misal, saya melabeli diri dengan “suka menulis”. Teman-teman pun memberi label yang sama. Maka, saya pun segera menyimpulkan,”Ah, saya jadi penulis aja.”

Saya pun semakin tekun menulis, tapi masalah belum selesai. Justru di sinilah muncul masalah baru. Katakanlah saya menulis tentang kepemimpinan. Maka, saya pun kembali terburu menyimpulkan bahwa saya akan menjadi penulis di bidang kepemimpinan. Tapi kemudian saya mendapati bahwa saya juga menyukai bidang komunikasi. Bertambah bingunglah tentang bidang apa yang akan saya tekuni.

Belum lagi terbersit pikiran,”Benarkah saya ingin menjadi penulis di bidang tersebut?”. Contoh tentang kepemimpinan tadi. Benarkah saya ingin menjadi penulis tentang kepemimpinan? Tidakkah saya lebih ingin menjadi pelaku (bukan penulis) kepemimpinan?

2. Mudah Menyerah, Hanya ingin Mudahnya saja.
Masih dengan contoh yang sama. Awalnya saya menulis hanya karena faktor FUN. Karena saya memang hanya ingin bersenang-senang, saya tak peduli dengan kualitas. Dari segi kuantitas, saya menghasilkan banyak tulisan karena saya menulis tanpa beban. Apalagi, teman-teman memberi respon bagus sehingga saya mengira saya memang memiliki kemampuan menulis yang baik.

Tapi semua berbeda saat saya mulai menyeriusi dunia kepenulisan. Namanya saja men-Serius-i, faktor Fun berkurang, bahkan hilang. Saya menjadi tahu ternyata banyak sekali kekurangan di tulisan-tulisan saya. Saya ternyata tidak seberbakat yang saya kira. Saya mengalami beberapa kesulitan untuk menjadi penulis yang baik. Saya enggan mengatasi berbagai kesulitan tersebut. Nah, karena ternyata menulis itu sulit, (eh, maaf, bukan sulitnya yang menjadi masalah, tetapi betapa mudahnya saya menyerah) saya memutuskan tuk mencari bidang lain yang lebih mudah.

3. Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau
Ini pengembangan dari poin sebelumnya. Bila poin kedua menekankan bahwa bidang lain (rumput tetangga) lebih mudah (lebih hijau), poin ketiga ini lebih luas. Yang sering membuat saya kehilangan fokus adalah seringnya saya melihat, misalnya, pekerjaan lain lebih menjanjikan secara finansial, lebih bebas, lebih banyak dicari, dan sebagainya. Saya menjadi lupa bahwa pekerjaan yang sedang ditekuni, misal penulis, juga menjanjikan secara finansial, juga berjam kerja bebas, juga banyak dicari, dan sebagainya.

Solusinya?
Konsisten! Bila Anda konsisten, masalah pada poin 1 diatas dapat terselesaikan. Anda akan berpandangan luas. Bila tadinya berdebat menjadi “penulis” atau “pelaku” kepemipinan, Anda akan sangat mungkin menjadi keduanya! Seperti yang dilakukan Jack Welch. Ia KONSISTEN mengasah diri menjadi pelaku kepemimpinan. Ia sukses. Jack Welch, dengan kesuksesannya sebagai pelaku, juga merambah menjadi penulis. Banyak juga penulis yang kemudian menjadi pelaku kepemimpinan dengan memimpin usaha penerbitan.

Konsisten! Bila Anda konsisten, kesulitan apapun akan dihadapi semangat tinggi. Wajar bila faktor FUN hilang karena kita memang mengubah sikap. Dari yang tadinya sekedar bersenang-senang, menjadi sungguh-sungguh. Mood bisa dikalahkan dengan azzam yang kuat. Mengasah diri memang tak selalu menyenangkan. Penuh hambatan. Bila kita menjadi tidak fun menghadapi kesulitan-kesulitan itu, ingatlah ke-FUN-an yang akan kita dapatkan bila berhasil. Pasti lebih menyenangkan! Kepahitan pun terbayarkan.
Konsisten! Bila Anda konsisten, Anda pun memiliki rumput yang sama atau lebih hijau dibanding tetangga Anda.

Iklan

6 pemikiran pada “Salah Jurusan pun Bisa Sukses!: Tips Memilih Bidang Aktivitas, Studi, dan Kerja (Ver 1.0)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s