So Far…

So Far…

Sejauh ini tim saya masih bermasalah pada komunikasi. Rentetan dampak negatif dari komunikasi yang ga bagus itu begini.

Pembagian tugas ga jelas. Membuat kemungkinan tugas terlambat dikumpulkan makin besar. Kekhawatiran tugas molor bisa dicuekkin semua anggota. Bisa pula akan ada anggota yang “berbaik hati” menanggung beban. Mengerjakan tugas sendirian. Karena tugas hanya “dikuasai” satu orang saja, tim menjadi tak solid. Rasa handarbeni alias rasa memiliki anggota lain akan timnya, kurang. Akibatnya, dia akan apatis terhadap timnya.

Oya, perhatikan mengapa tadi saya menyebut akan ada anggota yang “berbaik hati” dengan tanda petik. Karena sebenarnya dalam tim, mengerjakan semuanya sendiri itu tidak baik. Dalam tim, kita musti sharing. Jika hanya dikerjakan sendirian, dia sendiri yang berkembang. Itu ga bagus. Sikap mengerjakan semuanya sendiri belum tentu merupakan sikap yang baik hati. Meski maksudnya tuk menolong tim.

Sebenarnya, sejak dulu saya sudah memprediksi kalo akan ada anggota yang “memprotes”. Karena mereka ga kejatah ngerjain tugas sehingga ga paham. Rugi donk kuliah berbulan-bulan. Terbukti sudah ada 2-3 anggota yang menyatakan “protes”nya krn ga dapet jatah. Ketahuilah, bukan saya egois, saya juga bingung model bagi tugas apa yang tepat tuk tugas ManPro ini.

Hmm.. melihat fakta itu saya berencana tuk mengumpulkan tim. Memperlancar komunikasi. Apa ya yang dibicarakan?

Pertama ya evaluasi jalannya tim selama ini. Saya perlu menekankan kembali pentingnya komunikasi. Jangan ragu-ragu tuk saling bertanya dan MENGINGATKAN. Kedua, mencari format kerja yang cocok. Karena saya sering bingung gimana tugas ini mau dibagi-bagi.

Kalo saya melihat kelompok lain, sering tugas manpro ini hanya dikerjakan segelintir orang dari kelompok. Orangnya ya itu itu saja. Yang perlu dianalisa lebih lanjut, itu karena tugasnya yang terlalu sederhana sehingga kalo dikerjakan dengan banyak orang malah bikin ribet. Atau, segelintir orang itu (termasuk saya :P) yang belum bisa bagi tugas ya?

Hmm.. perlu konsultasi nih ma dosennya. Gimana pembagian tugas yang tepat tuk menghadapi tugas-tugas manpro ini.

Iklan

6 pemikiran pada “So Far…

    1. Sedang persiapan nih mas :). Besok2 juga udah ada 2 jadwal ngeMC lg nih mas. hahai . Entah kenapa jadi kepikiran kata-kata “komunikasi” dan “komuniAKSI”. NB: KomuniAksi ialah judul tulisan yang sudah masuk jadwal posting. Tunggu tanggal postingnya! halah 🙂

  1. Dmana2 masalah pertama mhsw tahun pertama adalah kelompok kerja. That’s why koordinator plg tgguh adl laki2. Saya dua kali punya kelompok, dua kali lipat jd futur. Ternyata kuliah emang tempat manajemen qolbu (implisit).
    Ayo ayo, yang mw ngeMC.
    Tugas proposal’y udah beres belum?? :p

    1. MM.. sebenernya ga mesti laki2 sih yang tangguh. Asal di bertipe “Thinker” dan “Judger”, insya allah di berpotensi tuk jadi Koordinator Tangguh! Mungkin, Kebanyakan wanita lebih bertipe “Feeler”, tidak menutup kemungkinan dia bisa mengembangkan potensi yang selama ini tertutup. Potensi “Thinking” 🙂

      Maaf saya ga ngurus proposal. hahai

  2. yap, emg lbh gampang bkin kelompok drpd tim… menurut dosen dasar manajemen saya, kalo mesin yg d perhatiin aja bisa kerja optimal, apalagi manusia:-D tp kayaknya sy juga bukan tipe tim yg bener hoho…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s