Jama’ah Fesbukiyah

Dari ngalor ngidulan saya bersama kakak-kakak OmahTI semalam, saya terinspirasi membuat joke yang insya Allah bisa kita ambil hikmahnya. Sesuai motto blog ini. Ngalor ngidul ketemu kiblat (hikmah). Setelah improvisasi di sana-sini, beginilah joke saya yang tidak lucu ini.

Alkisah, Paijo dan Dalimin akan melaksanakan solat berjamaah. Paijo dan beberapa orang lainnya menjadi makmum. Sedangkan Dalimin dipercaya untuk menjadi imam. Dalimin menjalankan tugasnya dengan baik. Bacaannya fasih. Raka’atnya panjang. Meski kadang sepintas ia lupa hingga harus berhenti sejenak. Tapi sejauh ini, no problem. Lalu gimana dengan Paijo?

Ah, ternyata Paijo ini sedang senang-senangnya dengan Facebook. Ia anggota Jama’ah Fesbukiyah yang militan. Sampai-sampai, di profilnya terpasang status update, “Lagi sholat. Imamnya lama nih…Sering lupa bacaan lagi. Fiuh..”. Tindakannya tentu menuai sensasi. Ya, sensasi. Sesuatu yang dicari-cari orang akhir-akhir ini. Kontan teman-temannya langsung urun komen. “What?? Paijo, kamu lg sholat? Kq bisa update status?”. Dan masih banyak lagi komen yang senada dari jama’ah fesbukiyah lainnya.

Sekitar lima menit kemudian, si Paijo update status lagi. “Alhamdulillah,, udah raka’at ke tiga. Tinggal satu raka’at lagi.” Serta merta kawan-kawannya komen lagi. Tidak sebanyak tadi. Karena sudah banyak kawan-kawan yang mengetahui ulah si Paijo ini hingga tidak kaget lagi. Namun, ada yang memancing sensasi lagi. Kali ini bukan dari Paijo. Sensasi penuh kontroversi ini justru pada komentar statusnya.

Paijo justru yang kali ini terkejut setengah hidup. Tatkala ia akan update status lagi, ia membaca komen statusnya. “Huss! Sholat kok malah update status.! Perhatikan imam donk!”. Bukan komentar itu yang membuatnya terkejut karena Paijo sudah mendapat komentar serupa tadi. Ia terkejut setelah mengetahui siapa yang berkomentar. Komentar itu keluar dari Dalimin, sang imam.

Well, dari kisah tadi kita bisa mengambil pelajaran. Tapi apa ya? Ada yang tahu? Silakan berkomentar. (Asal jangan pas solat :P). Saya mau update status dulu. hahai. 🙂

NB: Kalo hikmah yang saya tangkap sih pertama, seringkali saat solat harusnya kita ONline dengan Allah,, malah sibuk ONline dengan hal-hal lain. Yang kedua, melihat kondisi jaman sekarang. Pemimpin yang harusnya jadi teladan malah….

Iklan

11 pemikiran pada “Jama’ah Fesbukiyah

  1. lumayan lucu. besok di beranda FB bisa ada tulisan “mohon jangan update status ketika sedang sholat. begitu juga ketika khotib sedang berkhotbah”. salaam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s