Celengan Koin

Sore tadi (28 Februari), ada pengamen yang baik hati. Dengan pakaian yang benar-benar harum, beliau rela berjalan tuk bertamu ke rumah saya. Mungkin ada yang berpikir, beliaulah yang butuh tuk berkunjung. Tidak. Sayalah yang butuh dikunjungi. Mencoba memahami kegelisahan Ibrahim as bila tidak ada orang yang bertamu. Pengamen tadi juga menyuguhkan hiburan tanpa saya minta. Sebagai balasannya, saya pun perlu menyampaikan sebagian isi celengan saya tanpa beliau minta.

Bicara soal receh ini, saya ingin bercerita tentang botol air mineral yang saya pakai sebagai celengan koin. Saya mulai rutin memasukkan keping demi keping uang receh sejak beberapa bulan lalu. Hasilnya, botol itu mulai penuh dan semakin berat. Pernah saya menghitungnya. Jumlahnya lebih dari yang saya duga. Nominalnya memang hanya berkisar 100, 200, dan 500 perak. Namun, jumlahnya banyak. Bila kita konsisten mengumpulkannya, kekuatannya berlipat ganda.

Apalagi bila ia kita kumpulkan di kotak-kotak masjid dan orang-orang yang membutuhkan. Seperti gerakan koin untuk Prita dan Bilqis beberapa waktu lalu. Betapa setelah berjama’ah, Sang Receh mampu mengubah angka 100 di badannya menjadi hampir sepuluh juta kali lipatnya. Ia yang jika sendirian sering diremehkan meski ada simbol negara di punggungnya, seakan unjuk gigi akan kegagahan Garuda di punggungnya (atau dadanya?).

Saya ingat waktu dulu botol itu masih kosong. Lalu sedikit demi sedikit ia terisi. Makin lama banyak demi banyak ia terisi. Kekuatan butuh waktu. Itu pelajaran pertama. Receh mengajari bahwa hal yang besar dibangun dari sedikit demi sedikit. Dari sedikit demi sedikit itu muncul kekuatan yang luar biasa. Itu pelajaran kedua. Pelajaran ketiga, betapa sinergi dapat melejitkan energi. Pertanyaannya, ke mana sedikit demi sedikit waktu tadi kita tabung? Semoga saja dalam arah kebaikan. Mengingat ia akan menjelma menjadi KEBAIKAN yang SANGAT KUAT dan kita pun berdoa agar tidak terjadi yang sebaliknya. Aamiin.

Iklan

4 pemikiran pada “Celengan Koin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s