pengalaman pertama

Kali ini saya akan ngalor ngidulan tentang pengalaman pertama saia jadi ketua panitia di Omah TI. Sebenernya bukan MENJADI ketua panitia sih. Lha wong belum mulai kerja. Ini kan masih libur 😛

Kemarin tanggal 15 januari 2010, OTI (Omah TI) mengadakan rapat. Isinya tentang prokja OTI setahun ke depan. Yang paling dekat itu seminar hacking di FMIPA UGM. Dan sebagai ajang pemanasan OTI angkatan 2009 yang masih baru, seminar ini diserahkan pada kami sepenuhnya. Diharapkan tim OTI lebih terlatih gitu dalam organizing samting yang penting.

Sebelumnya, mas Rafdi Milzano, ketua OTI 2010, menawarkan pada kami, siapa yang PENGEN jadi ketua panitia. Sebenarnya saya enggan mengangkat tangan. Karena mas Rafdi bilangnya yang PENGEN. Sedangkan saya BUTUH. Hehe. Melatih diri gitu loh. Langsunglah saya angkat tangan. Jadi yang pertama. Nekat. Deg2an juga sih. Masih newbie kok. Tapi saya teringat komentar almarhum guru Matik SMP saya yang sangat berpengaruh dalam hidup. Yaitu bapak Toto Karta Gunawan, S.H. beliau pernah menjewer, memelintir telinga saya sampai sakit berhari2. (karena saya telat jam ke 0 :P). Bertutur dengan ekspresi tegas beliau, “Kowe ki bonek! Bandha nekat!” Beliau melihat kemampuan saya yang pas-pasan di matik. Eh kok berani-beraninya nekad daftar di SMP N 1 Magelang. Whatever, yang jelas sikap dan pernyataan beliau (khususnya tentang BONEK) menjadi motivasi tersendiri bagi saya. Alhamdulillah kemarin matik dapet B. meskipun mungkin bagi orla Matik dapet B itu Biasa, tidak bagi saya. Mengingat trauma matik yang melanda diri. Eleh. Yang jelas nekat memang watak saya. Dan seringkali itu membawa saya pada keberhasilan (walau tentu sering diawali keBELUMberhasilan)

Kembali ngalor lagi. Ke persiapan seminar hacking. Kali ini saya menghadapi tim yang sedikit berbeda dengan tim waktu SMA. Kalo waktu SMA, masih sama2 cari pengalaman. Banyak masalah (baca:tantangan) yang membuat saya (jika jadi ketua panitia) sering terlibat ke micromanagement. Hal-hal teknis. Namun, saya bersyukur. Dengan keterlibatan saya dalam hal teknis dan solving problem itu membuat saya menemukan “hidup” saya. Berorganisasi. Terima kasih buat teman2 CROSS, MPK-ers, Rohis, stigmapa, dan Bantara SMA N 3 MAGELANG !! Unforgettable moments! Harus minta maaf sama Adi Bhasworo ni karena sering saya marah2i. tapi akhirnya berprestasi mewariskan dana MPK sebesar tiga ratus. :D.

Sedangkan kali ini, saya menghadapi tim yang sudah berpengalaman. Pandai secara akademis. Dan “lurus2” saja. Awalnya saya jadi kurang tertarik. “Ah, kayaknya bakalan terlalu lancar ni tim.”, pikir saya. Ketua panitia mungkin hanya membuka rapat dan tanda tangan. Bukan gue banget lah. Alhamdulillah ada ilham dari Allah. Supaya tugas ini menantang. Membuat saya bersemangat (dan nekat). Apa itu? “Sederhana” ternyata. MENINGKATKAN STANDAR!!. Pendekatan meningkatkan standar ini saya kira cocok untuk tim saya kali ini.

Saya melihat tim saya ini punya skill bagus. Maka, ga panteslah kalau targetnya hanya biasa-biasa saja. Nah, sambil menunggu masa KRS an tiba dan bisa memulai rapat, saya sedang berpikir gimana menerjemahkan visi saya tersebut. Tulisan ini juga pengejawantahan upaya saya. Hehe. Kira2 Gimana ya seminar yang berkualitas? Itu tentang produk. Gimana ya cara kerja tim yang lebih berkualitas. Itu tentang prosedur pembuatan produk. Gimana ya agar terjadi perbaikan yang terus menerus, khususnya dalam manajemen? Itu tentang standar operasi prosedur (SOP). Usul lah kalau begitu :P.

Iklan

2 pemikiran pada “pengalaman pertama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s