Pengalaman Dakwah; Mendakwahkan Pengalaman 1

Mengapa dakwah kita seakan ga ada hasilnya?
Mengapa “gerakan sedekah” Ust Yusuf Mansyur mendapat respon luar biasa? Berkembang pesat. Salah satu sebabnya ialah PENGAMALAN ILMU yang membuahkan PENGALAMAN.

Orang yang menceritakan pengalamannya (yang positif) naik haji, shalat tahajud, sedekah, dll, akan memiliki daya dakwah yang powerfull. Ucapannya itu ga omong kosong.

Cahaya petunjuk Allah akan mengalir lewat lisannya, matanya, gerak dan diamnya saat dia menyampaikan pengalamannya itu. Dan cahaya itu akan menembus dada orang yang MAU menerima.

So, kalau ingin sukses dakwah, lewati proses PENGAMALAN yang membuahkan PENGALAMAN. ! hehe.

Lalu, gimana kalau kita “lancang” mendakwahkan apa yang belum kita AMAL kan? Lihat aja alquran surat Ash Shaffat 2-3.. ngeri lah kita, semakin menyampaikan apa-apa yang belum kita amalkan semakin murka lah Allah pada kita. Niatnya dakwah meraih surga, malah. . .

Nanti yang kita sampaikan Cuma itu2 aja dong? Yap! Tapi akan diberi Allah efek yang dahsyat yang tidak kita duga! Tapi, saya ga terampil cerita tu Mas, gimana?? Santai aja, sampaikan sebisanya. Kata-kata yang kita pilih ga musti dramatis, romantis, estetis. Sederhana.

Ingat kan, kisah Nabi Muhammad SAW, yang sedang istirahat __istirahatnya beliau menurut hemat saya tetap dalam rangka berzikir pada Allah__ tiba tiba ditodong Da’tsur.. beliau dibentak “Siapa yang akan menolongmu, Muhammad!!” Cuma dijawab, “Allah” dan Da’tsur pun tersentak,, hingga sampai pedangnya terpental.

Toh, sebenarnya kekuatan dari kata-kata itu (baik kata lisan, maupun kata tindakan),, berasal dari Allah. Dan kekuatan itu akan mengalir jika kita merendah pada Allah, merasa nol, kosong, , ga berdaya, ga punya kekuatan, (laa haaula…).. tawadhu,, ikhlas…tulus meminta pada Allah,,

Yaa Allah, izinkan hamba menjadi tempat mengalir cahayaMu,, izinkan hati ini menjadi sarana tembusnya cahaya tunjukMu pada teman kami, sodara kami, musuh kami,,

lalu,, lessss….. Lisan kita , tangan kita, hati kita, menjadi lembut, dialiri Cahaya Petunjuk Allah…. Lalu lessss. . . lagi, petunjuk itu merasuk kepada “objek” dakwah,, dan kemudian kita tinggal makin tersujud, tersungkur, lembuutt… menyaksikan rencana Allah yang begitu rapi…

Tanpa kita duga “objek” dakwah itu berubah, hijrah, menjadi berjilbab, menjadi ikut tenang, menjadi hobi sholat,,,

Eitt!! Ingat, kita tetap musti berhati-hati.. kita kan ditantang Allah,, “Kau sudah kubuat berhasil hambaKu, setelah ini, kau berdakwah atas nama siapa? Dirimu? Atau Aku—bi ism- illah–?

Iklan

2 pemikiran pada “Pengalaman Dakwah; Mendakwahkan Pengalaman 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s