kembali fitri

banyak cara kita mengembalikan kefitrahan kita. salah satu caranya adalah DOA.

mungkin lebih pas disebut MENGEMBALIKAN KEINGINAN. ya, salah satu hal mengapa kita jadi bosen berdoa adalah salah persepsi tentang doa.

saat kita berdoa, kita malah makin ngotot memaksa keinginan kita terwujud. apa akibatnya? kalau terwujud, kita jadi sombong, ujub. “Nih, gue orang yang disayang Allah.. doa gue dikabulin terus.” padahal, keterkabulan doa itu BUKAN merupakan indikator kebenaran suatu agama atau kedekatan hamba dengan tuhannya.

lha wong milyaran orang dengan tuhan yang berbeda saja dikabulkan doanya. ya ta?

nah, kalao ga terkabul? karena dari awal kita meMAKSA keinginan kita terwujud, ya kalau ga terkabul ya capek, merasa tuhan ga sayang. frustasi. loh? kok malah jadi gitu ya? bukannay doa itu harusnya menenangkan, karena merupakan senjata?

sebelumnya, ayo kita ngalor ngidul tentang hakikat keinginan itu.. hmm.. Asal muasal segala kejadian adalah Allah. dan tempat kembali pun Allah. termasuk keinginan kita. baik keinginan yang “soleh” maupun yang “durhaka”.

Allah telah mengilhamkan pada jiwa kita ilham baik dan ilham buruk. lihat surat As Syams. “fa’alhamaha FUJURaha wa TAQWAha” . Saat kita pengen marah, kembalikan saja ke Allah. “ya allah, hati ini kok sempit, pengen marah terus, uruslah hati ini ya Allah, lapangkan, lapangkan, lapangkan..”

saat kita pengen berbuat baik, bilang saja” ya allah, saya ingin berbuat baik, padahal tidak ada daya apapun kecuali Engkau, saya tak bisa berkedip tanpa kuasaMu,,tuntunlah ya Allah,, gerakkan ya Allah, lisan saya, tangan saya ya Allah.”

mengapa saya memilih kata “kembali”,,dikembalikan? ya agar kita sadar bahwa kita hanya tempat lewat iradat Allah. saat kita pengen uang, lalu doa, lalu dapet uang beneran, kita ga sombong,, begitu pula saat kita tetep ga dapet uang.. kita ga putus asa gituloh.

“ya Allah, saya butuh uang, saya pasrahkan padaMu tuk mencarikan jalan ya Allah, Engkau yang Maha Tahu mana jalan uang yang paling halal, berkah, mudah, saya nggak tahu apa apa..kukembalikan keinginan ini padamu ya allah…Aamiin”

kalau kita pengen selaras dengan Allah, datangilah Allah tanpa persepsi. persepsi akal kita ini sudah sering terpolusi “sok tahu, sokbisa, dll”.. fitrah, suci, nol,, hening,

mungkin itulah yang dimaksud ustadz2.. bahwa idul fitri itu kembali seperti bayi. bayi itu,, berkat tingkat kefitrahan yang masih tinggi,  tidak merasa bisa, tidak merasa tahu, polos,,,

pertahankan “keluguan” di hadapan Allah ini,, lalu, perhatikan yang terjadi!!

Iklan

3 pemikiran pada “kembali fitri

  1. dicatat …. 🙂

    Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Wa Ja’alanallahu Minal ‘Aidin Wal Faizin

    Lagi Gempa Lebaran
    -http://richocean.wordpress.com/2009/09/23/gempa-ketiga-lebaran-1430h-balisumatrajawa/

    Yang mau tahu kondisi live jalan lewat kamera dari jalan mudik boleh mampir ke sini
    -http://richocean.wordpress.com/2009/09/21/video-live-malam-hari-pertama-situasi-jalan-lebaran-idul-fitri-1430h-jalur-utara-%e2%80%93-selatan-jawa-merak/
    -http://richocean.wordpress.com/2009/09/21/video-live-malam-hari-pertama-situasi-jalan-lebaran-idul-fitri-1430h-jawa-tengah-%e2%80%93-solo/

    Yang mau mudik naik mobil pribadi boleh mampir ke blog saya
    -http://richocean.wordpress.com/2009/09/15/tips-mudik-mobil-pribadi-bandung-malang-lewat-jalur-tengah-jawa/

    atau jika sempat main ke blog saya ttg wisata alam:
    -http://richmountain.wordpress.com/wisata/rizqi-firdaus-agro-wana-widya-wisata-1/

    salam kenal 😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s